puisi rindu kekasih

Semoga Rindu Cepat Berakhir:
Jika bintang-bintang sudah tidak dapat lagi menemani
Biarlah ku nikmati kesunyian ini…
Jika puisi indah sudah tak dapat lagi mewakili perasaan ini
Biarlah ku nikmati kehampaan ini…
 Mungkin air mata yang tulus kwa lebih bermakna dari pada tawa penuh dusta
Semoga kerinduan ini akan segera berakhir…
Seiring ku dapatkan kerinduan baru yang lebih bermakna dan dapat membuat ku bahagia…
Rindu bukanlah angin:
Tapi air mata bukanlah hujan
Yang membasahi lentik bulu mata
Membiarkanku menyeka embun di pipimu yang mawar
Tapi jiwa bukanlah gemuruh yang memetik dawai di jemari
Membiarkan tanganmu dan tanganku bertelangkup dalam getar
Tapi rindu bukanlah angin yang datang dan pergi
tanpa mampu mengejarnya…
Bayang bayang rindu:
Semilir rasa membelai jiwa tercium fragrance yang jauh disana
Adakah sama yang kau rasa disini aku ingat dirimu saja
Bayang-bayang rindu hiasi dalam beranda
Warna-warna canda tawa dirimu yang jauh disana
Terngiang suara ditelinga merdu membisikkan kata
Penuhi ruang rindu di jiwa darimu yang jauh disana
Rindu padamu sungguh aku rasa beranda hatiku hanya gambarmu saja
Engkau yang jauh disana semoga merasakan rinduku juga…
Mengambang dalam batas yang tak tercapai:
Sunyi malam tenggelam dalam cahaya bulan
langit-langit kita:
mengambang dalam batas yang tak tercapai
Daun-daun menggigil dekapan angin di musim gugur
lagi-lagi kita:
merinding dalam hasrat yang tak tergapai
Jarak membungkus kita dalam mil-mil kesunyian
tapi rindu membuat hati melekat denganmu
Lalu berbaring saling terpaku,
“Dekatlah daku, Dekaplah daku.”
Bulan terguling ke dalam kelambu.
Senyum yang menjadi rahasia bibirmu:
Selalu ada puisi untukmu
semua kata yang tujuannya menggambarkan obviate bagaimana indahnya
ingin kupanggil namamu,
Senyum yang menjadi rahasia bibirmu kuperam dalam jantungku
Tumbuh satu per satu menggetarkan sunyi, bermekaran di antara jemari
Sebagian terperangkap ke dalam sajak
sebagian terlepas menjelma kepak
kepak renjana…
Jangan risaukan
kata-kata yang tak terucapkan biarkan menggenang dalam dravidian ingatan
atau angin menyingkap rinduku yang tersembunyi di dedaunan

dan melepaskannya padamu dalam bentuk musim gugur yang indah.. Puisi Cinta Tidak Lucu

19 thoughts on “puisi rindu kekasih

  1. Pingback: PUISI CINTA PRAMBANAN | Puisi Puisi Indonesi

  2. Pingback: PUISI cinta di jari manismu. | Puisi Puisi Indonesi

  3. Pingback: PUISI Aku jatuh cinta padamu | Puisi Puisi Indonesi

  4. Pingback: PUISI CINTA TENTANG HUJAN | Puisi Puisi Indonesi

  5. Pingback: PUISI HATI SEPI | Puisi Puisi Indonesi

  6. Pingback: PUISI SMS Ketika kamu tertidur | Puisi Puisi Indonesi

  7. Pingback: PUISI CINTA DAN WAKTU | Puisi Puisi Indonesi

  8. Pingback: Puisi Selalu Ada Cinta | Puisi Puisi Indonesi

  9. Pingback: PUISI GOMBAL meminjamkan cantik pada senja | Puisi Puisi Indonesi

  10. Pingback: PUISI Matahari selalu meyakinkan kita | Puisi Puisi Indonesi

  11. Pingback: Sampai kapan aku harus begini | Puisi Puisi Indonesi

  12. Pingback: Puisi 1 jam bersama rakyat | Puisi Puisi Indonesi

  13. Pingback: Adalah cinta bergelora | Puisi Puisi Indonesi

  14. Pingback: Menulis Seperti Rindu | Puisi Puisi Indonesi

  15. Pingback: Puisi Embun yang Jatuh Tanpa Ragu | Puisi Puisi Indonesi

  16. Pingback: Selalu Ada Puisi Untukmu | Puisi Puisi Indonesi

  17. Pingback: Melukis Puisi di Matamu | Puisi Puisi Indonesi

  18. Pingback: menetes ke dalam puisi. | Puisi Puisi Indonesi

  19. Pingback: Malam ini kubangun mimpi | Puisi Puisi Indonesi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s